Thursday, November 4, 2010

Ngangetin makan malam, mas

Ngangetin makan malam, mas 

Dari ichsan.purwadi@smith-nephew.co.id :
Ada sepasang pengantin baru yang lagi mesra-mesranya.
Suatu pagi sang suami hendak berangkat kekantornya.
Suami : Ma, aku pergi dulu!
Istri : Nggak sarapan dulu?
Suami : Nggak, aku belum lapar!
Lalu sang suami mencium bibir istrinya dengan mesra sambil
berkata "ini makan pagiku!", sang istri pun tersenyum.
Karena ada sesuatu yang tertinggal, pada siang harinya sang
suami balik kerumah dan bertemu istrinya lagi.
Istri : Ada apa mas koq balik kerumah?
Suami : Ada sesuatu yang tertinggal!
Istri : Nggak makan siang dulu?
Suami : Nggak, aku masih belum lapar!
Lalu dengan mesranya sang suami menghampiri istrinya dan
menciumi "dadanya" sambil berkata "ini makan siangku!" sang
istri pun senang campur bahagia.
Ketika sore hari menjelang malam sang suami pun pulang
kerumah, tapi dengan kagetnya ia melihat tingkah laku sang istri,
lalu bertanya.
Suami : Sedang apa kamu!?
Penuh tanya, karena ia melihat istrinya sedang duduk diatas rice
cooker yang hidup dan panas tanpa celana dalam.
Dengan ungkapan yang senang sang istri menjawab.
Istri : Ngangetin makan malam, mas! ....

Perjaka Ting-Ting

Perjaka Ting-Ting 

Dari grevina@rileks.com) :
Seorang gadis desa yang lugu hendak merantau ke kota. Sebelum
berangkat ibunya menyampaikan pesan. Nduk ... kalau kamu ke kota
dan kebetulan dapat jodoh disana, ini ada pesan dari mbokmu untuk
mencari jodoh yang baik :
1. Carilah pasangan yang setia.
2. Pasangan kamu harus bisa mengelola uang.
3. Calon kamu itu harus perjaka ting-ting.
Berangkatlah sang gadis ke kota. dan beberapa bulan kemudian dia
kembali ke desanya untuk meminta doa restu ingin menikah.
Mbok.., saya sudah ketemu jodoh dengan syarat seperti yang mbok
sampaikan kepada saya.
Sang gadis menceritakan kpd si mbok ttg pacarnya. "Waktu itu kami
berjalan-jalan keliling kota. Dia selalu saja menggandeng dan mem-
belai2 saya dengan mesra bukankah itu tanda pasangan yang setia?
Si mbok mengangguk tanda setuju.
Kemudian karena kemalaman dan kehujanan kami mencari tempat
berteduh dan menginap, pacar saya ini bilang, "Dik kita nginep saja
di hotel, dan untuk menjaga agar perjalanan kita tetap cost effective
bagaimana kalau kita hanya menyewa 1 kamar saja??". Bukankah
pacar saya orangnya hemat mbok? Untuk kedua kali si mbok
mengangguk dengan sedikit keraguan.
Dan akhirnya mbok...., saya tahu kalau pacar saya itu masih perjaka
ting-ting. Langsung si mbok mendelik; "dari mana kamu tahu bahwa
dia masih perjaka ting-ting ?".
Sang gadis langsung menjawab, "mmm ... anunya masih baru...masih
dibungkus plastik, mbok!

Tatto

 
Tatto

Dari nidel_shant@yahoo.com :
Ada seorang suami yang sangat mencintai Istrinya yang
bernama Wendy, hingga ia memutuskan untuk mentato
'Anunya' dengan nama istrinya WENDY. Jika 'Anu' si
pria tersebut tidak sedang ereksi maka yang terlihat
hanya 'W' dan 'Y' saja.
Suatu kala si pria sedang pipis di sebuah toilet . Di
sebelahnya berdiri seorang pria Afrika kulit hitam
yang tinggi besar. Sepintas si pria melihat 'Anu' si
Afrika ...wah...W dan Y yang terlihat. Mungkin dia
mempunyai istri dengan nama yang sama. Si pria itu
bertanya pada pria Afrika kalau mereka mungkin
mempunyai nama istri yg sama. Pria Afrika menjawab
"Oh, bukan, anu saya bertuliskan 'Welcome to Jamaica
have a nice Day' "

Sekretaris dan Raja

Sekretaris dan Raja

Dari adhi_dharma@yahoo.com :
Seorang sekretaris nan cantik ditugaskan oleh bosnya untuk menemani
seorang raja minyak dari Arab yang menjadi klien penting bagi perusahaannya.
Tertarik oleh kecantikannya, si raja tiba-tiba memintanya untuk menikahinya.
Tentu saja sekretaris itu terkejut namun ia teringat perintah bosnya untuk tidak
mengecewakan kliennya itu dalam bentuk apapun. Karena itu, ia memikirkan
cara untuk menolak ajakannya dengan halus.
"Baiklah, aku akan menikah denganmu dengan 3 syarat. Pertama, aku
mau cincin kawin berlian 75 karat bertahtakan intan bermahkota tiga 200 karat."
Si raja terpekur sejenak dan kemudian mengangguk, "Ok, ok saya belikan, saya
belikan" Menyadari keadaan ini, si wanita kembali memikirkan syarat yang lebih
susah. "OK, kedua, aku mau kamu buatkan istana di New York berkamar 100 dan
sebagai rumah peristirahatan, aku mau vila di tengah kota Paris dengan 200 orang
pelayan, 10 Ferarri dan 5 pesawat jet pribadi."
Sang raja minyak kembali terpekur, mengambil hand-phonenya dan mengontak
sana sini.  "Ok, ok, saya buatkan. Saya buatkan"
"Gawat !", pikir si sekretaris. Dengan peluh sebesar kacang kedelai, ia
kembali memikirkan syarat terakhir. Akhirnya, ia merasa mendapatkan syarat yang
nyaris mustahil bisa dikabulkan oleh si raja ini. Sambil mengedipkan mata, ia
berkata,  "Oh, baiklah. Ini yang terakhir. Aku suka sekali dengan seks dan karenanya
aku mau laki-laki yang menjadi suamiku mempunyai penis sepanjang 30 cm."
Si raja tampak kecewa sekali dengan syarat terakhir ini. Ia menutup wajahnya
dengan kedua tangan sambil sesenggukan. Akhirnya, sambil mengusap air mata
dan menatap wanita itu dengan sedih, ia berkata,
"Ok, ok, saya potong, saya potong"