Sunday, October 10, 2010

Singkong

Singkong

Dari andy_achp@eudoramail.com :
ada seorang istri yang ditinggal suaminya berlayar ke amerika
selama 2 tahun. setelah 5 bulan berlalu sang istri sudah tidak
tahan untuk melakukan hubungan seksual. Pada suatu hari ketika
ia sedang pergi ke pasar, ia melihat buah singkong yang besar2.
Kemudian ia membelinya. sampai di rumah dikupasnya singkong
tersebut. setelah dibersihkan dengan air, ia 'bermain' dengan
singkong tersebut. sedang asyiknya, tiba2 singkong tersebut patah
di dalam anunya. dengan segala daya upaya ia berusaha untuk
mengeluarkan singkong tersebut, tapi usahanya itu tidak berhasil.
keesokan harinya ia pergi ke dokter untuk mengeluarkan singkong
tersebut. Tapi setelah dokter memeriksanya, dokter itu berkata:
dokter: "wah, sudah terlambat, saya tidak dapat mengeluarkan
singkong itu dari dalam vagina anda."
istri:"memangnya kenapa dok?"
dokter:"singkong tersebut sudah menjadi tape.."

Anu paling jelek 

Dari st3v3@indonet.com :
Ada seseorang pria yang sangat terkenal "anu"nya paling jelek
di desanya, hingga setiap kali ia menikah istrinya langsung minta
cerai pada malam pertama karena jijik melihat "anu"nya itu.
Lalu karena putus asa lalu ia pergi ke dokter.
"Kenapa kamu anak muda?" tanya sang dokter.
"Anu...dok saya mau tanya kenapa kok......."anu" saya ini kok jelek
sekali dok." sahut pemuda itu.
"Coba saya lihat dulu ya dik." Jawab si dokter diplomatis.
"Astaga......jelek sekali." Jawab dokter itu sambil muntah-muntah.
Setelah dokter itu pulih ia mengatakan akan menganalisa dulu
penyakit apa yang diderita anak muda ini. Sepulang dari tempat
praktek dokter itu tak sengaja anak muda tadi melihat orang laki-laki
sedang bermasturbasi dan ....ia sangat kaget dengan cara orang
itu bermasturbasi. Besok paginya ia kembali ke dokter itu dan bertanya
tentang apa yang dilihatnya. Lalu dokter itupun merasa aneh dan
bertanya,"Emangnya kalo kamu bermasturbasi caranya gimana?"
Lalu pemuda itu menjawab,"Ya saya pegang anu saya dengan kedua
tangan............lalu....saya peras"

Monday, October 4, 2010

Telepon Rindu

Telepon Rindu 

Dari iskandar@rileks.com :
Sepasang pengantin baru terpaksa berpisah sementara waktu karena
sang suami mendapat tugas keluar kota. Suatu malam, terdorong rasa
rindu yang amat sangat, sang istri menelpon suaminya. Mereka pun
segera larut dalam percakapan yang mesra dan intim. "Mas, saking
rindunya, aku sekarang memakai kemeja warna putih yang biasa kamu
pakai untuk bekerja. Rasanya seperti berada dalam dekapanmu". Sang
suami pun segera menyahut, "Kalau begitu sama dong, aku sekarang
sedang memakai bra dan celana dalam warna hitammu yang sexy itu".

Kisah Tono dan Toni 

Dari errixx@astaga.com :
Pada suatu hari, mobil Tante Lisa mogok disebuah desa terpencil.
Hari saat itu telah gelap dan hujan turun rintik-rintik.  Karena tidak
ada bengkel yang dekat, akhirnya Tante Lisa mengunjungi sebuah
rumah yang ada dipinggir jalan dan mengetuk pintunya.
"Selamat malam," Kata wanita itu ketika si tuan rumah membuka pintu.
" Maaf, Pak, mobil saya mogok dan tidak ada bengkel buka malam-
malam begini.  Boleh saya menginap barang sehari disini?"
"Silakan, Nyonya," jawab Tuan Rumah, kemudian ia memanggil seseorang.
" Toni, kesini, antar nyonya ini kekamarnya. Toni adalah anak kembar saya,
kakaknya bernama Tono."
Singkat cerita, Tante Lisa akhirnya menginap dirumah orangtua Toni dan
Tono.  Karena udara sangat dingin, wanita kota itu mendambakan `kehangatan`
lain, dari laki-laki.  Kemudian ia teringat si pemuda kembar  Toni dan Tono.
Perlahan-lahan ia keluar kamar dan mengetuk kamar lain dimana dua pemuda
itu beristirahat. "Toni, Tono.  Maukah kamu bermain cinta dengan saya?" Kata
Tante Lisa ketika ia sudah berada dikamar.  "Tapi karena saya tidak mau hamil,
kamu berdua sebaiknya memakai kondom!"
Akhirnya mereka bertiga melakukan `kegiatan` malam tersebut.  Lama cerita,
tiga puluh tahun kemudian Toni dan Tono, yang sudah menjadi kakek-kakek,
sedang bersantai di teras rumah.
"Toni, ingatkah kamu kepada Tante Lisa 30 tahun yang lalu?" Kata Tono membuka
percakapan. "Ya, aku ingat. Kenapa?" "Dan omongannya bahwa ia menyuruh kita
memakai kondom karena tidak mau hamil. Ingatkah kau?"
"Ya, aku ingat.  Masa bodo ia mau hamil atau tidak."
"Aku juga tidak mau tahu,"  Tono menarik nafas panjang. "Karena itu, mari kita
buka kondom ini sekarang."